BERITA

Detail Berita

SMAN 1 Riung Barat Alami Kendala Teknis di Hari Pertama TKA, Listrik Padam hingga Guncangan Gempa Picu Trauma Siswa

Rabu, 28 Oktober 2026 09:32 WIB
122 |   -

Kepala SMAN 1 Riung Barat
Heribertus Lungi, S.Pd, M.Pd - Kepala SMAN 1 RIung Barat


 

RIUNG BARAT, (Rabu, 28/10/2026) – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMA Negeri 1 Riung Barat, Kabupaten Ngada, pada Senin (26/10/2026), diwarnai sejumlah kendala non-teknis yang cukup mengganggu jalannya ujian. Mulai dari pemadaman listrik secara mendadak pada sesi pertama hingga guncangan gempa bumi yang terjadi saat sesi kedua berlangsung.

Menyikapi situasi tersebut, Kepala SMAN 1 Riung Barat, Bapak Heribertus Lungi, S.Pd., M.Pd., secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan dan kendala yang dialami oleh para peserta didik.

 

"Kami memohon maaf atas kendala yang terjadi dalam melaksanakan hari pertama TKA, khususnya pada sesi pertama ini. Mengingat sisa waktu yang tersedia sudah tidak optimal bagi peserta untuk menyelesaikan tes, maka peserta yang terdampak error pada sesi pertama hari ini akan diarahkan untuk mengikuti tes susulan. Hal ini juga telah kami tandai dan catat secara resmi di dalam berita acara sebagai kendala teknis," ujar Heribertus.

Pihak sekolah membenarkan bahwa insiden pemadaman listrik oleh pihak PLN terjadi tepat saat ujian sesi pertama baru berlangsung kurang lebih 10 menit. Akibat pemadaman tersebut, aktivitas ujian peserta TKA terpaksa terhenti total. Proses antisipasi pengalihan ke sumber listrik cadangan hingga para siswa bisa kembali masuk (log in) ke laman resmi TKA membutuhkan waktu yang cukup lama, berkisar antara 30 hingga 40 menit, sehingga memotong waktu normal pelaksanaan tes secara signifikan.

Tidak berhenti di situ, tantangan pelaksanaan TKA kembali berlanjut pada sesi kedua. Kali ini, jalannya ujian sempat terganggu akibat adanya guncangan gempa bumi. Guncangan ini seketika memicu kepanikan karena rasa trauma pasca-Gempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu rupanya masih membekas kuat di ingatan para siswa, sehingga membuyarkan tingkat konsentrasi mereka dalam mengerjakan soal.

Salah seorang siswa peserta TKA sesi kedua mengaku sempat panik dan tegang akibat guncangan tersebut. Rasa cemas kian tak terbendung lantaran posisi mereka saat itu sedang berada di dalam ruang komputer SMAN 1 Riung Barat yang dipenuhi barang elektronik.

Foto Peserta TKA -di sela-sela pemadam listrik

Guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik susulan dari PLN pada hari-hari berikutnya, pihak manajemen SMAN 1 Riung Barat mengambil langkah preventif. Sekolah memutuskan untuk terus menyalakan dan menggunakan listrik cadangan (genset) sebagai sumber daya utama pelaksanaan ujian hingga seluruh rangkaian TKA berakhir. Langkah ini diambil demi menjamin kelancaran, kenyamanan, dan kepastian bagi para siswa dalam menyelesaikan ujian mereka.

Meski sempat diwarnai kepanikan dan hambatan teknis, pihak sekolah memastikan akan mengambil langkah-langkah solutif agar hak-hak akademis seluruh siswa peserta TKA, baik yang terdampak padamnya listrik maupun gangguan gempa, tetap terpenuhi dengan baik melalui mekanisme ujian susulan yang adil.

 

Maronggela – Tim Pengelolah Web Sekolah


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini